Khotbah Rahim
Di majbah kuasa megalomania Negara seperti imam yang gemar menyembelih domba-domba betina Mereka meminjam nama Ibu Menjadikannya pakaian suci Sedang penis mereka isinya dusta Tentara yang merajah tubuh belia Sri Sukanti, Paini Vagina-vagina sembilan tahun yang dipaksa dewasa Tumbal bagi narasi agung Bangsat, kanibalisme peradaban ! Lihatlah ! Paradoks diatas meja penjamuan kita malam ini Payudara jadi laktasi agung undang-undang jadi porno yang jalang dalam lembar uang Negara berhasil membajak ASI mencuci tangan dari tanggungjawab Dengan dogma, mereka mengunci pangkal paha kami melipat jari kaki kami dengan tradisi lalu dengan gincu, dengan agama mereka berkata Syurga ada ditelapak kakimu, Ibu sialan, musang birahi anjing ! dusta itu anjing ! Telapak kaki kami perih Telapak kaki kami pecah menyopiri nasib menenteng anak difabel di kiri sekarung beras di kanan Sementara mereka sib...
