Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Telaga Usia

Kita begitu karib fasih memilih asing.  Menyerah pada waktu,  Menghabisi kita di telaga usia. Hidup bersamamu serupa basa-basi:  dua orang saling cinta,  kalah pada keadaan—  kalah pada cinta itu sendiri. Kini Aku   di antara bakti dan dosa.  Menyiksa,  dan tanpa upaya.  Sebab bagimu,  aku adalah serba salah;  kau membuatku merasa gila,  kecil,   tak berdaya  di hadapan cinta Maha Agung. Kau hidup,  tapi sudah mati. Tasikmalaya, 2025

Postingan Terbaru

Tuhan, Hujan, kita dan Jalan

Di keramaian Bandung, aku membendung tangis