Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Mengamini Waktu

En, Apakah kamu percaya? Dan mengamini bahwa manusia mesti bersiap pada dua perasaan, bahagia dan bersedih? Apakah bagimu itu sebuah keniscayaan En ? Hampir setiap hari aku merasa nyaris gila berada pada dua perasaan itu En.  Dan seandainya bisa memilih En , aku memilih bersedih saja pada hidup. Sebab karena itulah mungkin aku tak lagi bisa berharap setelahnya ada kebahagiaan. Membosankan sekali  En .  Tapi apakah semua itu hanya prasangkaku saja En ?  Apa karena aku tidak lagi memiliki kepekaan rasa?  Atau kepekaan berpikir sebagai manusia?  Persetan dengan semuanya. Terserah kau memandangku apasaja En , sebab dihadapanmu saja aku hanya ingin telanjang dan menjadi apa adanya. Lalu En , apakah kamu juga mengamini bahwa hati manusia itu terdiri dari waktu?  Sesuatu yang kerap disandingkan dengan usia dan kematian, tapi kenyataannya lebih dari itu En . Aku selalu berpikir bahwa perasaan, yang sering terasa, adalah rangkuman bagaimana cara kerja w...

Postingan Terbaru

Khotbah Rahim

Aku Kalah Lagi; En

Telaga Usia

Tuhan, Hujan, kita dan Jalan

Di keramaian Bandung, aku membendung tangis

En, lelaki itu