Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Khotbah Rahim

   Di majbah kuasa megalomania  Negara seperti imam  yang gemar menyembelih  domba-domba betina  Mereka meminjam nama Ibu  Menjadikannya pakaian suci  Sedang penis mereka isinya dusta Tentara yang merajah tubuh belia Sri Sukanti, Paini  Vagina-vagina sembilan tahun  yang dipaksa dewasa Tumbal bagi narasi agung  Bangsat, kanibalisme peradaban ! Lihatlah ! Paradoks diatas meja  penjamuan kita malam ini  Payudara jadi laktasi agung undang-undang jadi porno yang jalang dalam lembar uang  Negara berhasil membajak ASI mencuci tangan dari tanggungjawab  Dengan dogma, mereka mengunci pangkal paha kami melipat jari kaki kami dengan tradisi lalu dengan gincu, dengan agama  mereka berkata Syurga ada ditelapak kakimu, Ibu sialan, musang birahi anjing ! dusta itu anjing ! Telapak kaki kami perih Telapak kaki kami pecah menyopiri nasib  menenteng anak difabel di kiri sekarung beras di kanan  Sementara mereka sib...

Postingan Terbaru

Aku Kalah Lagi; En

Telaga Usia

Tuhan, Hujan, kita dan Jalan

Di keramaian Bandung, aku membendung tangis

En, lelaki itu