Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Perempuan itu bernama kuburan

Tak ada perayaan, Tak juga rencana jangka panjang seperti seharusnya yang biasanya kususun rapih, seolah hidup bisa ditundukkan oleh agenda dan kehendak. Karena pada akhirnya hidup tak pernah menuntut apa-apa selain satu perkara yang terdengar sederhana;  kuat . Kuat di hari-hari sulit, dan kehilangan yang bisa datang kapan saja. Juga kehilangan yang tak pernah bertanya kesiapan, usia, atau keadaan batin. 2025 Dan hari-hari perihnya telah kulewati dengan dada yang kupaksa lapang. Doa-doa yang tak Tuhan kabulkan. Seribu satu kegagalan yang kutelan sendirian. Juga kesepian karib yang perlahan menghabisiku tanpa ampun. Kesepian yang menuntunku menjadi manusia yang pandai merayakan kehilangan. Sebuah keahlian yang tak pernah kuminta, yang kupelajari dengan setia.  Sesuatu yang membuatku nyaris gila, sekaligus cukup dewasa untuk membuatku bertahan.  Kepedihan yang kucintai.  Pada hidup yang tak seberapa ini, aku telah memilih kesepian sebagai teman paling karib....

Postingan Terbaru

Kota dalam Kepala

Di keramaian Bandung, aku membendung tangis

Kau aku adalah dua bulir hujan yang rindu kampung halaman

Satu Januari